Mengenang Christian Atsu, Pesepakbola Ghana Korban Gempa Turki

Christian Atsu merupakan seorang pesepakbola asal Ghana yang dikenal akan kedermawanannya. Bahkan, ia pernah menyumbangkan seluruh gajinya ke gereja

Tikum.id Bola – Christian Atsu merupakan seorang pesepakbola asal Ghana yang dikenal akan kedermawanannya. Bahkan, ia pernah menyumbangkan seluruh gajinya ke gereja.

<img decoding=

Dunia sepakbola tengah dilanda duka dengan meninggalnya Christian Atsu dalam gempa bumi yang terjadi di Turki dan Suriah 6 Februari 2023 lalu. Permainannya bersama Hatayspor di Turki pada 5 Februari tersebut ternyata menjadi pertandingannya yang terakhir.

Awal Karir Sebagai Pesepakbola

Pria dengan nama lengkap Christian Atsu Twasam ini adalah seorang pesepakbola profesional asal Ghana. Umumnya ia bermain di posisi sayap, tetapi juga sering dipercaya sebagai gelandang penyerang dan bek kiri. Pria kelahiran Januari 1992 ini memulai karir profesionalnya sebagai pesepakbola ketika ia bergabung dengan Porto pada usia 17 tahun.

Semasa bersama dengan Porto, Atsu sempat bermain untuk Rio Ave selama musim 2011-2012. Ia kemudian kembali ke Porto untuk musim 2012-2013 dan mulai muncil dalam 9 pertandingan liga dan memenangkan pertandingan nasional tiga kali berturut-turut. Ia kemudian bergabung ke Chelsea pada September 2013 dan sempat dipinjamkan ke beberapa klub seperti Vitesse, Everton, Bournemouth, Malaga, dan Newcastle United. Kemudian pada tahun 2017, ia bergabung dengan Newcastle United selama 4 tahun sebelum kemudian bergabung dengan Al Raed dan Hatayspor masing-masing selama satu tahun.

Pada 5 Februari 2023, Atsu bermain bersama Hatayspur melawan Kasimpasa dan berhasil mencetak satu-satunya gol di pertandingan tersebut pada menit ke-7 tambahan waktu. Sayangnya, pertandingan tersebut menjadi laga terakhirnya karena Atsu kemudian meninggal dunia pada musibah gempa di Turki keesokan harinya.

Pencapaian Christian Atsu di Dunia Sepakbola

Selain karir klub, Atsu juga mewakili negaranya sebagai anggota Timnas Ghana dalam Piala Dunia FIFA 2014 dan empat turnamen Africa Cup of Nations. Besama dengan timnya, Ghana berhasil meraih posisi runners-up pada pertandingan 2015 Africa Cup of Nations. Pada pertandingan tersebut, Atsu juga berhasil meraih penghargaan Player of the Tournament dan Goal of the Tournament. Tidak hanya itu saja, Atsu juga berhasil mendapatkan penghargaan Team of the Tournament pada pertandingan 2017 Africa Cup of Nations di Gabon.

Pesepakbola yang Dikenal Dermawan

Christian Atsu lahir dan tumbuh di keluarga yang sangat miskin. Ia tumbuh bersama dengan 9 saudaranya dengan ayah yang berkerja sebagai seorang nelayan dan petani di Sungai Volta. Meski demikian, pengalaman hidup miskin tersebut ternyata tidak membuat Atsu menjadi lupa diri menyusul kesuksesannya sebagai pesepakbola.

Saat pertama kali bergabung dengan Porto di usia 17 tahun, Atsu mendapatkan gaji 800 Euro per bulan dan memutuskan untuk mendonasikan seluruh gajinya tersebut ke sebuah gereja di Ghana. Hal ini diungkapkan oleh Abdul Hayye Yartey, pria yang berjasa menemukan Atsu dan membawanya ke kancah dunia sepakbola.

Gereja tersebut hanya berjarak beberapa meter dari Cheetah FC, sebuah klub tempat Atsu bergabung dulu saat di Ghana. Tidak hanya sekali, Atsu bahkan terus mengirimkan uang gajinya ke gereja selama tiga bulan. Atsu juga dikenal sebagai sosok Kristiani yang taat dan sering membagikan kutipan kitab di media sosialnya. Ia juga aktif dalam kegiatan amal dan menjadi duta untuk Arms Around the Child, sebuah organisasi yang mendukung anak-anak kurang beruntung. Ia juga diketahui sering membayar ribuan pounds uang jaminan untuk membebaskan orang Ghana yang dipenjara karena mencuri makanan.

Berita meninggalnya pesepakbola asal Ghana ini tentu mengejutkan banyak pihak. Meski demikian pencapaian dan sisi kemanusiannya akan selalu menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Tinggalkan pesan