Caranya Merawat Sugar Glider

Tikum Animal Lover Sugar glider adalah hewan sejenis tupai yang makin populer dijadikan peliharaan. Agar dapat tumbuh sehat, berikut caranya merawat sugar glider yang perlu Anda lakukan. @shippo_0521

Sugar glider menjadi salah satu hewan yang kini semakin banyak dipilih untuk dijadikan peliharaan. Hewan ini memiliki bentuk yang menyerupai tupai atau bajing dan termasuk dalam kelompok hewan nokturnal. Ukurannya yang relatif kecil dan bahkan muat dimasukkan ke dalam kantong pakaian menjadikannya semakin menggemaskan.

Namun, hewan yang bersarang di tempat tinggi dan suka meluncur ini memerlukan berapa tindakan khusus dalam perawatannya. Jika Anda tertarik atau baru memeliharanya, pastikan melakukan caranya merawat sugar glider berikut ini, ya.

Sugar Glider Di Antara Ranting Dan Dedaunan

Perhatikan Ukuran Kandang

Sugar glider adalah hewan yang gemar bermain dan meluncur. Hewan ini suka merentangkan kakinya dan meluncur dari satu ujung ke ujung kandang lainnya. Maka dari itu, siapkanlah kandang dengan ukuran yang cukup besar untuk mendukung aktivitasnya.

Hindari menggunakan kandang yang terbuat dari baja galvanis. Pasalnya, bahan ini cukup mudah berkarat sehingga memperbesar risiko sugar glider terkena infeksi seperti kandung kemih. Anda bisa menggunakan bahan jaring sebagai gantinya, sehingga tetap dapat berfungsi sebagai pelindung dan cukup kuat untuk dipanjat.

Untuk alas kandang sendiri, hindari menggunakan bahan dari kayu, bantalan anjing, maupun beberapa jenis minyak keras. Material tersebut berisiko mengganggu pernapasan sugar glider. Tak lupa, ganti pasir atau koran bekas secara berkala seperti seminggu sekali.

Berikan Perlengkapan untuk Menghindari Stres

Masih bicara soal kandang, berikan perlengkapan yang dapat mendukung aktivitas sugar glider sehingga tidak stres. Mengingat asalnya yang berupa hewan liar, sugar glider pun biasa tidur di pohon ketika di habitat aslinya.

Oleh sebab itu, Anda bisa memberi perlengkapan seperti rumah burung yang terbuat dari kayu aman. Beberapa jenis kayu yang dapat digunakan antara lain eucalyptus, kayu pohon apel, dan manzanita. Selain itu, Anda juga bisa membuatkan kantong dari wol.

Jangan lupa, sugar glider adalah hewan yang juga cerdik. Tambahkan beberapa mainan untuk mendukung stimulasi otaknya sehingga tidak stres. Salah satu contoh permainan yang bisa disediakan adalah roda putar.

Perhatikan Jenis Makanan yang Diberikan

Sugar glider menyukai serangga, telur burung, kadal, dan makanan liar lainnya. Namun, Anda punya beberapa alternatif yang lebih mudah ditemukan sebagai pengganti beberapa jenis makanan tersebut.

Berikut adalah beberapa makanan yang mudah ditemukan dan bisa Anda berikan untuk sugar glider.

Makanan berprotein seperti telur rebus, keju cottage, tahu, dan daging (dipotong kecil-kecil) bebas lemak tanpa bumbu dan saus tambahan.

Buah dan sayuran seperti apel, melon, mangga, jeruk, persik, nanas, ubi jalar, wortel, jagung manis, pisang, dan lain-lain.

Kacang-kacangan yang mentah dan tawar

Serangga hidup sebagai camilan, seperti ulat, jangkrik, dan cacing tanah (hindari yang sudah terkontaminasi pestisida).

Tentunya, Anda juga perlu memperhatikan jumlah makanan yang diberikan. Terutama untuk kacang-kacangan, jangan terlalu banyak karena mengandung banyak lemak.

Fasilitasi Kebutuhan Sosialisasi

Pada dasarnya sugar glider adalah hewan yang hidup secara berkoloni. Itu artinya, sugar glider mempunyai ikatan yang kuat dengan sesama jenisnya sehingga lebih baik jika Anda memelihara minimal sepasang sugar glider.

Jika tidak memungkinkan, ajaklah sugar glider Anda bertemu dan bersosialisasi dengan sugar glider miliki teman Anda (karena itu, tak ada salahnya Anda ikut bergabung dengan komunitas). Dengan begitu, sugar glider tetap dapat terpenuhi kebutuhan sosialisasinya dan tidak mudah stres.

Nah, itulah beberapa cara merawat sugar glider. Jika ingin memeliharanya, pastikan Anda tidak abai dengan beberapa poin di atas, ya!

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka
Tinggalkan komen