Cara Mengatur Keuangan Akhir Tahun untuk Wanita yang Hobi Belanja

Akhir tahun adalah momok bagi beberapa orang karena mereka jadi konsumtif. Mencegah hal itu, coba simak beberapa tips

Akhir tahun adalah momok bagi beberapa orang karena mereka jadi konsumtif. Mencegah hal itu, coba simak beberapa tips dalam artikel ini.

Sejak momen black friday muncul hingga Natal dan akhir tahun, berbagai promosi menarik dikeluarkan toko retail. Baik toko fisik atau toko online melakukan cuci gudang dan memberikan diskon yang sangat besar. Kondisi ini membuat wanita tidak tahan dan ingin belanja apa pun mumpung harganya miring.

Meski harganya miring, Anda tetap harus mengerem keuangan di akhir tahun agar tidak membengkak. Apalagi yang dibeli jumlahnya banyak, tetap saja menguras tabungan yang dimiliki. Nah, supaya Anda bisa tahan dengan godaan akhir tahun, coba lakukan beberapa cara di bawah ini.

1. Mengurangi Jalan-Jalan ke Mall

Cara paling ampuh untuk mengendalikan keuangan di akhir tahun yang sering sekali mengalami jeblok adalah tetap di rumah. Apalagi saat ini sedang pandemi, berada di rumah akan membantu Anda tetap sehat dan tidak berpotensi terkena penularan virus Corona.
Berada jauh dari mall juga membuat perasaan pengen sesuatu tidak muncul. Selama ini kasus pembelian barang sering terjadi karena Anda jatuh cinta pada pandangan pertama. Apalagi harganya cukup miring dibandingkan dengan hari-hari biasa.

2. Tidak Terlalu Sering Membuka Aplikasi Belanja

Apakah berada di rumah saja akan aman dari berbelanja barang-barang yang mungkin tidak diperlukan? Jawabannya adalah tidak, karena masih ada toko online atau ecommerce yang saat ini kerap dipasang pada ponsel wanita atau ibu rumah tangga.
Tawaran diskon pada toko online tidak kalah ganas dengan toko fisik. Apalagi pembeliannya cukup mudah dan juga cepat. Uang bisa habis dengan cepat kalau tidak dikontrol. Kurangi membuka aplikasi belanja, apalagi ada banyak flash sale di sana. Bila perlu dihapus untuk sementara waktu.

3. Diskusi Dahulu Kalau Mau Beli

Terkadang perasaan membeli bisa diselamatkan kalau Anda melakukan diskusi dahulu dengan pasangan atau teman. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan pandangan terkait boleh atau tidaknya beli barang yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan.
Biasanya kita beli begitu saja karena tidak ada yang mengingatkan. Namun, setelah dijelaskan baru sadar kalau sehingga tidak melakukan khilaf terlalu banyak.

4. Menyimpan Uang di Tempat yang Tepat

Kalau Anda merasa melakukan transfer terlalu mudah untuk membeli ini dan itu, ada baiknya untuk disimpan ke rekening deposito atau sejenisnya. Jadi, uang tidak bisa dikeluarkan kapan pun yang Anda inginkan. Bahkan, kalau mengambilnya di waktu yang salah akan ada penalti.

Selain dimasukkan ke rekening khusus, Anda juga bisa membelikan emas batang untuk investasi. Kesulitan untuk ambil dan tukar ini membuat keinginan untuk beli jadi sedikit mereda.

5. Sudah Menyediakan Dana Khusus

Kalau empat cara di atas sudah tidak bisa membendung rasa ingin membeli yang ditahan selama setahun, sediakan dana khusus. Anda bisa menabung sejumlah uang sejak awal tahun hingga akhir tahun yang dipakai untuk kebutuhan belanja akhir tahun. Jadi, dana lain tidak akan disenggol.

Akhir tahun memang waktu yang tepat untuk membeli sesuatu dengan harga murah. Namun, tetap pastikan barang yang dibeli memang dibutuhkan di rumah dan masuk dalam kategori mendesak. Kalau barang itu tidak penting-penting banget, lebih baik dihindari saja.

Kalau memiliki hobi dan kebiasaan belanja akhir tahun memang agak sulit untuk mengerem. Namun, Anda bisa berusaha agar uang bisa dipakai untuk membeli barang yang lebih bermanfaat. Apalagi di Indonesia hampir setiap bulan ada promosi, kalau terus dituruti Anda akan tekor.

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka