Calon Pembeli Klub Manchester United yang Siap Bayar Harga Fantastis!

Akhirnya dijual, inilah deretan konglomerat dunia yang siap akuisisi klub raksasa Inggris, Manchester United. Siapa sajakah mereka? Yuk cari tahu di ulasan berikut ini!

Tikum.id Bola – Akhirnya dijual, inilah deretan konglomerat dunia yang siap akuisisi klub raksasa Inggris, Manchester United. Siapa sajakah mereka Calon Pembeli Klub Manchester United? Yuk cari tahu di ulasan berikut ini!

<img fetchpriority=

Hanya beberapa jam berselang usai pengumuman pemutusan kontrak Cristiano Ronaldo, keluarga Glazer menyatakan siap menjual klub raksasa Inggris, Manchester United. Kabar itu tentunya langsung disambut positif oleh banyak pihak. Tak tanggung-tanggung, keluarga Glazer bahkan menyebut jika nilai klub yang bermarkas di Old Trafford itu mencapai £3,75 miliar atau setara Rp71,3 triliun. Sebagaimana dikutip dari Daily Star dan Sportskeeda, berikut ini lima konglomerat dunia yang siap mengakuisisi Setan Merah.

1. Michael Knighton

Pernah menjadi mantan direktur MU, Michael Knighton rupanya masih tertarik untuk membeli klub tersebut. Bahkan, ini adalah kali kedua dia menyatakan keinginannya untuk mengakuisisi MU. Pada tahun 1989, dia sempat membuka tawaran sebesar £20 juta (sekitar Rp380 miliar) untuk bisa memboyong Manchester United. Namun, entah karena alasan apa, dia kemudian memutuskan untuk mencabut tawaran tersebut. Kini, setelah keluarga Glazer terang-terangan menyatakan bakal menjual klub tersebut, Knighton disebut kembali menyatakan keinginannya untuk membeli MU.

2. Dubai Investors

Tidak bisa dimungkiri bahwa banyak klub papan atas Eropa telah diakuisisi oleh para konglomerat asal Timur Tengah. Oleh karenanya, banyak yang memprediksi bahwa MU mungkin bakal bernasib serupa. Dikutip dari Arabian Business, investor asal Dubai disebut tertarik untuk mengakuisisi Setan Merah. Tentunya, investor Dubai dinilai punya peluang besar untuk bisa memboyong klub yang berhasil meraih 20 trofi Liga Premier Inggris tersebut. Hal ini dikarenakan, pada tahun 2007 silam, investor Dubai pernah mencoba untuk mengakuisisi MU dengan tawaran sebesar $360 juta atau setara Rp5,5 triliun.

3. New York Investors

Dilansir Stretty News, para investor di New York sedang mempertimbangkan untuk membeli MU. Tidak sekadar wacana belaka, diskusi soal kemungkinan untuk pengajuan kesepakatan pun telah dibahas secara serius di kalangan para investor.

4. Sir Jim Ratcliffe

Berita dijualnya Setan Merah juga membuat salah satu konglomerat dunia, Sir Jim Ratcliffe, merasa sangat senang. Pasalnya, orang terkaya di Inggris itu adalah penggemar berat MU. Dia juga diketahui sangat aktif dalam mendanai berbagai proyek olahraga dan memiliki saham di tim papan atas Formula 1, Mercedes.

Tentunya, bukan hal yang sulit bagi Ratcliffe untuk mengakuisisi MU jika dirinya benar-benar ingin melakukannya. Dengan kekayaan bersih mencapai $20 miliar atau sekitar Rp312,8 triliun, CEO Ineos Chemicals Group itu sangat berpeluang untuk memboyong Setan Merah. Ketertarikan itu juga telah secara terang-terangan disampaikan Ratcliffe pada bulan Oktober lalu, ketika dirinya menghadiri acara Financial Times.

5. Apple

Nama besar MU juga sukses menarik perhatian sang raksasa teknologi, Apple, untuk dapat mengakuisisinya. Ketertarikan Apple untuk membeli Manchester United tentunya didasarkan pada basis massa MU yang sangat besar di seluruh dunia. Dengan membeli MU, langkah itu dinilai bisa meningkatkan brand Apple. Karena itu, banyak yang menyebut jika ketertarikan perusahaan yang didirikan Steve Jobs tersebut bukan sekadar wacara semata. Bahkan, Apple disebut sangat siap menggelontorkan dana fantastis untuk bisa mengakuisisi MU.

Untuk klub peraih juara Liga Inggris terbanyak, harga fantastis tentunya layak diberikan kepada Manchester United. Dalam beberapa kesempatan, Keluarga Glazer juga mengaku sangat optimis kalau penjualan MU bakal mendatangkan keuntungan besar. Hal ini karena mereka menjadikan Chelsea sebagai contohnya, yang pada Mei lalu berhasil dilepas dengan harga £4,25 miliar (setara Rp78,1 triliun) kepada seorang pengusaha asal Amerika, Todd Boehly.

Tinggalkan pesan