Berbagai Burung Parrot yang Aman Dipelihara di Rumah

Burung Parrot

Tikum.id Animal Lovers – Tertarik memelihara burung? Sebelum memutuskan untuk membeli, baca dahulu 6 jenis burung parrot yang aman dan mudah dipelihara di rumah.

Burung parrot dikenal mempunyai bentuk paruh condong ke bawah alias bengkok. Orang Indonesia mengenal burung jenis ini dengan sebutan burung parkit, betet, atau bayan. Ciri khas lain yang cukup mencolok dari burung paruh bengkok adalah warna bulunya yang terang.

Habitat burung paruh bengkok berada di kawasan tropis dan subtropis. Mulai dari wilayah Asia Selatan, Asia Tenggara, Oseania, Australia, Afrika, Amerika Tengah, sampai Amerika Selatan. Dengan persebaran luas, wajar jika jenis burung paruh bengkok jadi favorit para pecinta burung untuk dipelihara di rumah. Berikut adalah 6 jenis burung parrot yang kerap dijadikan hewan peliharaan.

6 jenis burung parrot

Burung Parkit

<img data-lazyloaded=
Burung Parkit

Berukuran kecil sampai medium, burung parkit identik dengan bulu ekor panjang. Nama parkit pun sebenarnya diadopsi dari kata “perroquet” dalam bahasa Perancis, yang bermakna parrot.

Inilah jenis burung paruh bengkok yang paling umum diternakkan dan dijual sebagai hewan peliharaan. Bahkan, burung parkit jadi hewan peliharaan terpopuler nomor tiga sesudah anjing dan kucing.

Burung Betet

Menjumpai burung betet di wilayah Indonesia, negara-negara Asia Tenggara, dan Asia Selatan terbilang mudah. Burung betet memiliki nama lain Red-breasted Parakeet lantaran salah satu bagian tubuhnya berbulu merah. Kepala besar dan paruh kuat mengimbangi proporsi tubuh burung betet yang berukuran sekitar 34 cm.

Kepala betet ditumbuhi bulu abu-abu ungu dengan garis hitam menyerupai kumis di dekat paruhnya. Di alam bebas, burung betet hidup berkelompok dalam jumlah banyak di pepohonan. Makanan burung ini pun sama seperti burung parrot lain, yaitu biji-bijian, bunga, nektar, tunas pohon, dan buah.

Burung Nuri

Burung nuri mempunyai panjang sekitar 43 cm. Berhabitat asli di Sumba, Kepulauan Maluku, Papua Nugini, Australia, hingga Pulau Solomon, keunikan burung nuri ada pada warna bulunya yang cerah. Burung betina biasanya berwarna ungu atau biru dan dominasi merah. Sedangkan burung jantan tampil dengan bulu warna hijau zamrud.

Ketika berada di alam bebas, burung nuri menyantap kuncup bunga, ara, kacang mentah, biji-bijian, dedaunan, dan buah-buahan. Begitu hidup di penangkaran pun apa yang disantap serupa, tetapi lebih banyak makan buah, seperti pisang, pepaya, dan mangga.

Burung Kakatua

Ciri khas burung kakatua ada pada jambul menonjol dan paruh melengkung. Dibandingkan burung parrot lain, warna bulu burung kakatua kurang variatif. Beberapa spesies burung kakatua hanya memiliki satu warna bulu saja, seperti abu-abu, hitam, dan putih. Adapun spesies kakatua yang paling gampang dipelihara adalah Cockatiel.

Namun, ukuran burung kakatua cenderung lebih besar dibandingkan jenis burung paruh bengkok lainnya. Hewan unggas ini gemar bersantap sambil berkumpul dalam kawanan cukup besar. Mereka makan makanan yang sama dengan saudara-saudara jauhnya, seperti umbi, buah, biji, dan serangga.

Burung Macaw

Berasal dari kawasan Amerika Tengah, Karibia, dan Amerika Selatan, burung macaw tampil cantik dengan warna bulu cerah dan berekor panjang. Habitat mereka adalah hutan hujan, tetapi ada pula yang memilih tinggal di daerah pepohonan dan savana.

Ciri khas lain burung macaw adalah adanya bercak pada bagian wajahnya. Pola bulu wajah burung ini pun unik, ibarat pola sidik jari manusia yang berbeda-beda. Serupa dengan burung sejenis, macaw pun mempunyai jari zygodactyl, yaitu kondisi ketika jari kaki pertama dan keempat cenderung tumbuh ke arah belakang.

Lovebird

<img data-lazyloaded=
Lovebird

Lovebird juga jadi jenis burung paruh bengkok yang banyak dijadikan hewan ternak dan peliharaan. Meski senang bersosialisasi, lovebird justru bersifat monogami alias setia pada satu pasangan seumur hidupnya. Itulah mengapa burung bergenus Agapornis ini dinamai “lovebird”. Hasil mutasi lovebird mampu melahirkan burung dengan aneka warna dan pola bulu yang unik. Jika lovebird biasa dihargai murah, hasil kawin silang burung ini bisa mendorong harganya melonjak tinggi. Selain faktor bulu berwarna cerah, suara tinggi burung lovebird juga menarik para pecinta burung untuk memeliharanya di rumah.

Nah, dari 6 jenis burung parrot di atas, mana favorit Sobat Tikum?