Mau Pelihara Burung Hantu? Ketahui Dulu Hal-Hal Penting Ini

Tikum Animal Lovers – Bagi sebagian orang, burung hantu memang lekat dengan kesan menakutkan dan hal berbau mistis. Namun, bagi sebagian yang lain, utamanya para pecinta hewan, burung hantu cukup menarik untuk dipelihara. Bukan karena suaranya, tetapi lebih pada sifatnya yang unik dan cara memeliharanya yang terbilang cukup menantang nan mengasyikkan. Tak hanya itu, konon, memiliki burung hantu juga bisa meningkatkan kharisma pemiliknya.

Namun sayangnya, burung hantu tidak seperti perkutut atau lovebird yang dapat dengan mudah dipelihara. Ada beberapa hal penting yang wajib diketahui sebelum memutuskan untuk memelihara burung yang satu ini.

1. Burung Hantu Butuh Ruang yang Luas

Berbeda dengan burung peliharaan lain yang umumnya bisa hidup tenang dalam sangkar, burung hantu justru tidak cocok dengan itu. Burung hantu tergolong hewan yang harus sering-sering terbang, sehingga tidak akan bisa diam dikurung dalam sangkar. Karenanya, Anda harus memeliharanya dalam ruangan yang lebih luas, seperti taman belakang rumah.

Anda pun harus melengkapinya dengan kolam atau bak mandi berisi air, sebagai tempat untuk membersihkan bulunya secara rutin. Karena jika tidak, bulunya yang kotor akan membuat sayapnya mengeluarkan suara ketika terbang.

2. Burung Hantu Adalah Hewan yang Mandiri

Mengutip informasi dari laman The Spruce Pets, burung hantu pada dasarnya tergolong hewan yang independen dan soliter. Mereka bisa hidup dan berburu secara mandiri, tanpa harus berkelompok dengan hewan sejenis. Bahkan, terkadang dengan pasangannya pun hanya berkumpul ketika musim kawin.

Karenanya, ketika dipelihara, hewan ini terbilang mampu membangun ikatan emosional yang baik dengan pemiliknya. Tak jarang, ikatan emosional ini juga berimbas pada sifatnya yang cenderung menyerang orang lain (selain pemilik) karena dianggap sebagai suatu ancaman. Sebaliknya, bagi pemilik yang telah berhasil membangun ikatan emosi, hewan ini akan menuntut untuk selalu diperhatikan.

3. Burung Hantu Membutuhkan Jenis Makanan Khusus

Berbeda dengan burung peliharaan lain yang umumnya cukup diberi pakan berupa biji-bijian, sayur, atau pelet, burung hantu justru membutuhkan makanan khusus. Burung ini tergolong hewan karnivora, sehingga terbiasa berburu tikus, ayam kecil, marmut, atau kelinci.

Ketika dipelihara, sesekali Anda bisa memberinya pakan berupa daging ayam atau sapi mentah. Bisa juga menyediakan tikus, marmut, atau hewan kecil lain, entah itu dalam keadaan hidup atau mati. Yang jelas, menurut laman The Barn Owl Trust, burung ini lebih suka makanan dalam kondisi utuh. Serta, jangan sekali-kali memberinya serangga, cacing, dan siput.

4. Di Beberapa Negara, Burung Hantu Ilegal Dipelihara

Karena terbilang cukup berbeda dengan burung peliharaan lain, banyak yang mengatakan bahwa memang hewan ini tidak seharusnya dipelihara. Burung hantu dianggap lebih cocok hidup secara bebas di alam, mengingat mereka juga tergolong satwa liar.

Menurut The Owl World of Indonesia, izin memelihara hewan ini hanya diberikan pada mereka yang telah terlatih dan berlisensi khusus. Misal, merupakan bagian dari program pengembangbiakan, penangkaran burung, atau untuk tujuan pendidikan. Izin khusus ini pun tak hanya diterapkan di Indonesia, tetapi di sebagian besar negara. Di Amerika, bahkan terdapat sanksi bagi yang melanggar, yaitu burung akan diambil secara paksa dan akan ditaruh di pusat penangkaran.

Jadi, bagaimana? Masih tertarik untuk memelihara burung hantu? Jika ya, jangan lupa untuk mendapatkan izin dan lisensi terlebih dulu, ya.

Anda mungkin suka