Brand Nokia Terbaru Mulai Diperkenalkan Untuk Mengulang Kejayaan

Nokia, CES Innovation Award

Tikum Tech  – Nokia adalah brand dari perusaahaan asal Finlandia yang sempat menjadi perusahaan telekomunikasi dunia.

Perusahaan yang didirikan oleh Fredrik Idestam pada tahun 1865 merupakan perusahaan penggilingan kayu. Nama Nokia diambil dari nama sebuah komunitas di Finlandia Selatan. Hingga pada tahun 1950 Nokia mulai membangun bisnis divisi elektronik. Dengan alasan bahwa industri elektronik akan sangat menjanjikan di masa depan. Disinilah awal brand terbaru Nokia terjun ke dalam industri telekomunikasi.

Nokia Youtube Advertising Video “No Time To Die” – 007 James Bond Movie

Walaupun Nokia awalnya bukan perusahaan telekomunikasi, tetapi Nokia berhasil menciptakan produk telekomunikasi yang langsung dapat diterima oleh pasar saat itu. Mulai dari produk telepon genggam sampai dengan perangkat telekomunikasi seperti HLR, MSC, BSC, RNC, dan lainnya.

Kesuksesan Nokia tidaklah diperoleh secara instan, melainkan proses trial & error yang panjang. Nokia belajar dari kesalahan-kesalahan mereka hingga mampu menghasilkan berbagai inovasi. Menjadikan brand ini merajai pasar telepon genggam selama lebih 1 dekade lalu, sebelum akhirnya pangsa pasar mereka direbut oleh Samsung.

Nokia saat itu memiliki lebih dari 150.000 karyawan yang tersebar di 120 negara di seluruh dunia. Revenue yearsly global brand terbaru Nokia pada tahun 2010 mencapai 42 miliar euro atau laba sebesar 2 miliar euro pertahun. Nokia menawarkan layanan internet seperti aplikasi, games, musik, peta, media dan pesan melalui OVI nya. Hingga jaringan telekomunikasi peralatan melalui Nokia Siemens Networks dan informasi peta gratis melalui Navteq yang merupakan anak perusahaan Nokia.

Kebangkrutan Nokia

Perjalanan bisnis Nokia tergolong dramatis. Dimulai dekade 1990-an Nokia menjadi vendor ponsel, namun dibalik itu semua siapa sangka kini Nokia kehabisan sumber penghasilannya. Pada tahun 2012 mantan CEO Nokia Stephen Elop kala itu memutuskan untuk tetap fokus pada pengembangan OS windows phone microsoft. Harapannya agar dapat membantu brand Nokia kembali ke masa jayanya dengan potensi laba yang tinggi.

Stephen Elop yang berasal dari Microsoft saat itu, mengetahui betul dengan memilih OS Windows berarti akan ada pertaruhan. Bahkan pertaruhan yang mungkin mustahil untuk dimenangkan, Nokia akhirnya terpelanting dan mulai tenggelam. Lumia, produksi Nokia kala itu hanya mencetak angka penjualan 2 juta unit saja. Prestasi tersebut tidak akan pernah cukup mendorong secara kuat menempatkan Nokia ke posisi masa keemasannya dulu. Pada akhirnya Nokia memutukan pemecatan kepada lebih dari 10 ribu karyawannya di seluruh dunia, hingga penutup pabriknya di Salo, Finlandia

Dinamika perkembangan produk telekomunikasi keluaran kompetitor utama seperti Apple, Blackberry, dan Samsung kala itu, ternyata lebih mampu memenuhi keinginan konsumen. Jika dibandingkan Nokia yang tetap fokus kepada Symbian-nya sebagai OS Nokia.

Dihimpun dari berbagai sumber, Nokia Corp telah gagal mengeluarkan produk baru bernama Lumia 900 dengan fasilitas windows 8. Banyaknya keluhan konsumen mengenai masalah koneksi data, serta lambatnya peluncuran produk Nokia pada Februari 2012. Jika dibandingkan dengan IPhone 4S yang meluncur di awal Oktober 2011, serta ditambah lambatnya kebijakan CEO dalam mengambil keputusan. Nokia Corp tetap mengulangi kesalahan yang sama untuk produk Nokia 920 pada bulan September 2012. Sedangkan kompetitor utama telah memasuk ke era teknologi Quad Core.

Mengutip kembali dari berbagai sumber, faktor utama keterpurukan Nokia diantaranya adalah pergeseran pasar ponsel menjadi smartphone. Menjadi penyebab Nokia tidak dapat mempertahankan popularitas yang pernah dimilikinya pada tahun 2000-an. Kemitraan awalnya dengan Microsoft untuk menggunakan sistem operasinya, tidaklah cukup membantu. Dikarenakan aplikasi seluler Windows Phone tidak komprehensif seperti yang tersedia di iOS Apple dan Android Google.

Sejarah Singkat HMD Global Oy Pengganti Nokia Corp

HMD Global Oy awalnya didirikan di Helsinki pada tanggal 9 November 2015. HMD berkantor pusat di Espoo, Finlandia, dan sebagian besar dijalankan oleh mantan eksekutif Nokia. CEO pertama adalah Arto Nummela, seorang veteran Nokia selama 17 tahun.

HMD Global Oy yang dicap sebagai HMD, dan Nokia Mobile adalah produsen ponsel Finlandia. Perusahaan ini terdiri dari bisnis ponsel yang dijual Nokia ke Microsoft pada tahun 2014. Kemudian dibeli kembali pada tahun 2016. Kini HMD mulai memasarkan smartphone terbaru dan ponsel brand Nokia pada 1 Desember 2016. Dan Nokia tetap menjadi mitra investasi HMD.

Imbalan atas pembayaran royalti sebagai mitra kepada Nokia, HMD menggunakan strategi pemasaran yang mengiklankan ponsel Nokia sebagai “pure, secure and up-to-date“. HMD hanya digunakan untuk tujuan perusahaan serta tidak dibolehkan muncul dalam iklan, sedangkan nama “Nokia Mobile” dapat digunakan di semua media sosial.

HMD saat ini telah menjadi mitra Google dan menggunakan sistem operasi Android di bawah program Android One pada smartphone mereka. Fiturnya yang digunakan ialah platform Seri 30+ ditambah KaiOS dari Firefox OS.

CEO terbaru Nokia Rajeev Suri mengkonfirmasi, kembalinya brand Nokia menjadi smartphone pada bulan Juni 2015. Berdasarkan strategi lisensi serta terbentuknya HMD Global pada bulan Mei 2016. Nokia 6 juga telah diumumkan pada Januari 2017 yang lalu. CEO Nokia, Rajeev Suri mengatakan pada Juni 2015 merek Nokia akan kembali ke smartphone dengan merilis tablet N1.

Pada acara Mobile World Congress pada bulan Februari 2017, HMD Global mengumumkan peluncuran kembali brand Nokia 3310 yang ikonik. Bersamaan dengan dua perangkat Android Nokia pertama bernama Nokia 3 dan Nokia 5.

Nokia Mulai Bangkit Kembali

  • 6 Juli 2017, HMD bermitra dengan Carl Zeiss AG untuk menyediakan lensa optik kamera untuk smartphone Nokia. Dimana kala itu Nokia pernah menggunakan optik Zeiss dalam jajaran ponselnya dari tahun 2005 hingga 2014.
  • 27 Juli 2017, HMD membeli paten desain dari Microsoft Mobile yang awalnya dibuat oleh Nokia. Salah satu paten yang terkenal adalah antarmuka Lumia Camera, yang dipuji oleh para kritikus sejak muncul di Nokia Lumia 1020.
  • 16 Agustus 2017, HMD memperkenalkan smartphone nokia flagship pertama mereka, Nokia 8. Fitur yang paling terkenal adalah Dual Sight, yang memungkinkan streaming langsung dengan kamera Zeiss di depan dan belakang handphone yang disebut sebagai “bothie“. OZO Audio yang berisi teknologi audio spesial 360 ° dari kamera OZO high-end Nokia.
<img loading=
  • 11 Januari 2018, HMD Global mengakuisisi nama merek Asha. Mengeluarkan flagship high-end baru yang diperkenalkan pada Nokia 8 Sirocco dengan menampilkan desain all-glass melengkung. Nokia 7 plus dan smartphone ultra-murah yakni Nokia 1. Selain itu, HMD memperkenalkan kembali aplikasi Nokia Pro Camera untuk ponsel kamera ZEISS. Serta Nokia 8110 klasik juga diperkenalkan kembali.
<img loading=
  • Pada Juli 2018, HMD mengumumkan untuk merilis Nokia X6, Nokia 6.1 Plus dan Nokia X5. Ketiganya memiliki layar tanpa bezel.
<img loading=
  • Pada Agustus 2018, HMD mengakuisisi PureView. Merek teknologi pencitraan yang sebelumnya telah diimplementasikan pada Nokia Lumia high-end sejak Nokia 808 PureView diperkenalkan pada tahun 2012 silam.
  • Pada November 2019, HMD mengumumkan Nokia C1 sebagai smartphone Android Go. Di tahun berikutnya pada 19 Maret 2020, HMD meliris Nokia 8.3 smartphone 5G Nokia pertama. Produk lain yang diumumkan pada hari yang sama ialah Nokia 5.3, Nokia 1.3, dan nokia 5310 XpressMusic. Pada tahun yang sama, HMD memperkenalkan HMD Connect. Merupakan kartu SIM dengan data roaming secara global dan dapat digunakan di 120 negara. Hingga rilis terbaru Nokia 6.2 dan Nokia 7.2 yang digunakan secara eksklusif pada film 007 James Bond “No Time to Die“.

Demikianlah kilas balik dari Nokia yang sempat merajai pasar telepon selular di masa lalu. Nokia seri berapa yang pernah Anda pergunakan di masa lalu ? Tulis komentar Anda di bawah ini.

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka
Tinggalkan komen