Bersiap Menjadi Ibu Rumah Tangga? Ketahui Persiapan Penting yang Jangan Disepelekan

Menjadi Ibu Rumah Tangga

Tikum.id Woman – Walau tak keluar rumah, tanggung ibu rumah tangga tidak kalah menantang dan banyak. Lakukan beberapa persiapan jadi ibu rumah tangga berikut agar tak kaget dan menyesal.

<img data-lazyloaded=
Menjadi Ibu Rumah Tangga Walk

Menjadi ibu rumah tangga adalah hal yang berat sekalipun terlihat seolah tidak pernah keluar rumah seperti pekerja kantoran. Sayangnya, hal ini masih banyak disepelekan terutama bagi orang yang belum pernah berperan sebagai ibu rumah tangga. Belum lagi, menjadi seorang ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang tidak pernah berhenti—tidak ada hari libur seperti pekerja lainnya.
Maka dari itu, menjadi ibu rumah tangga perlu banyak persiapan, baik secara mental maupun beberapa skill lain. Terutama untuk Anda yang baru akan menikah dan berencana menjadi ibu rumah tangga, mulailah bekali diri dengan beberapa hal berikut.

Membiasakan Diri untuk Tidak Manja

Saat menikah dan menjadi ibu, Anda tidak bisa lagi mengandalkan orang lain untuk melakukan segala sesuatunya. Terutama jika suami Anda bekerja, maka akan ada waktu saat Anda harus menyelesaikan tanggung jawab tertentu sendirian.

Menjadi seorang ibu yang mandiri berarti dimulai dari dapat mengatur dan memenuhi tanggung jawab terhadap diri sendiri. Jika Anda belum dapat mengurus diri sendiri, bagaimana mungkin Anda dapat mengurus pula suami, rumah, dan bahkan anak-anak dengan baik dan semestinya?

Terampil Melakukan Perencanaan dan Pengelolaan Uang

Seorang ibu rumah tangga biasanya akan dipercaya menjadi “menteri keuangan” keluarga. Itu artinya, Anda harus punya keterampilan dan melakukan perencanaan dan pengelolaan uang keluarga. Terlepas dari seberapa banyak penghasilan keluarga yang dimiliki, tanpa adanya skill ini, tidak sedikit kondisi keuangan keluarga yang jadi berantakan.

Anda harus dapat betul-betul membedakan mana yang jadi kebutuhan dan keinginan keluarga dan masing-masing individu di dalamnya. Selain itu, mulailah untuk sebisa mungkin menyelesaikan utang jika ada, menyiapkan dana darurat, hingga kebutuhan asuransi dan pendidikan serta investasi.

Punya Manajemen Waktu yang Baik

Terutama tanpa adanya asisten rumah tangga, Anda harus benar-benar menguasai keterampilan yang satu ini. Seperti contoh, Anda harus memperhitungkan kapan waktu untuk bangun tidur, membangunkan keluarga, menyiapkan sarapan untuk mereka, membersihkan rumah, kembali menyiapkan sajian untuk waktu makan berikutnya, dan lain-lain.

Manajemen waktu yang baik akan sangat berdampak pada kesehatan dan kebahagiaan Anda. Pasalnya selain mendedikasikan waktu untuk keluarga, Anda juga tetap harus memiliki waktu untuk diri sendiri—bahkan untuk sekadar beristirahat, melakukan hobi, dan sebagainya.

Belajar Ilmu Parenting

Tantangan menjadi seorang ibu rumah tangga yang juga mendidik anak di rumah sangatlah besar. Ibu yang menjadi guru pertama anak-anak harus mampu memberi pendidikan dasar yang baik bagi si kecil.
Tak cuma itu, Anda juga perlu menyiapkan makanan bagi si kecil, mengetahui sinyal-sinyal yang diberikan si kecil lewat tangisan dan gerak tubuh, dan banyak lainnya. Tak lupa, Anda juga perlu menyiapkan diri dengan berbagai pengetahuan tentang pengasuhan anak dan menerapkannya—seperti bagaimana menegur anak tanpa membentak, memuji keberhasilan kecil si kecil untuk meningkatkan kepercayaan diri, dan lain-lain.

Komunikasikan Sedari Awal dengan Pasangan

Tidak cuma pekerja, sudah banyak kejadian ibu rumah tangga yang mengalami burnout pula. Kondisi ini sangat mungkin terjadi karena menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang tidak kenal waktu dan berlangsung terus-menerus. Belum lagi, beberapa pasangan tidak memperbolehkan istri untuk melakukan hal-hal lain di luar urusan rumah tangga yang seolah membuat ibu rumah tangga merasa terkurung.

Karena itu, bicarakan hal ini baik-baik dengan pasangan, baik sebelum menikah maupun setelah menikah. Jagalah komunikasi dengan baik sehingga masing-masing pihak dapat mengetahui dan merasakan apa yang dialami oleh pasangannya. Pada akhirnya, memiliki rumah tangga yang hangat dan bahagia adalah tanggung jawab setiap orang di dalamnya, bukan?

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka