Apel Mengubah Kehidupan Manusia, Filosofi Newton hingga Steve Jobs?

Tikum.id Life – Apel bukan hanya buah populer yang bergizi! Yuk lihat bagaimana apel mengubah dunia, dari agama, budaya, sejarah, hingga perkembangan teknologi.

<img data-lazyloaded=

Tahu nggak kalau apel adalah salah satu buah yang memiliki pengaruh besar di dunia? Dari agama, mitologi, seni, hingga ilmu pengetahuan, apel jadi inspirasi terbesar bagi banyak tokoh berpengaruh. Bagaimana caranya apel mengubah dunia? Simak penjelasan berikut!

Filosofi Buah Apel

Buah apel sudah hadir sebagai simbol dalam berbagai tradisi religius, budaya, dan seni, lho.

Misalnya, dalam mitologi Nordik, apel melambangkan regenerasi dan kecantikan. Sumbernya adalah legenda sekeranjang apel milik Idun, dewi kemudaan abadi, yang memberikan apel-apel tersebut ke dewa-dewa lain agar tetap muda. Apel juga muncul dalam mitologi Celtic dan melambangkan banyak hal, mulai dari keabadian hingga keberlimpahan. Dalam salah satu mitologi, ada ranting apel emas ajaib yang membantu orang-orang sakit atau terluka agar bisa beristirahat.

Apelnya Adam dan Eva

<img data-lazyloaded=

Apel yang paling berpengaruh di dunia tentu saja apel dalam kisah Adam dan Eva (Hawa). Apel secara tradisional dipandang sebagai buah yang dimakan Eva saat masih di Surga. Akibatnya, Adam dan Eva pun terusir dari Surga serta menciptakan garis keturunan umat manusia di dunia.

Karena kisah ini, apel pun dipandang sebagai simbol godaan. Akan tetapi, seiring waktu, apel juga menjadi lambang pengetahuan dan keabadian. Kisah apel ini pun dipercaya menjadi asal-usul mengapa manusia akhirnya hadir di dunia. Konon, istilah “Adam’s apple” untuk menyebut jakun dalam bahasa Inggris berasal dari potongan apel yang dimakan Adam.

Apel “Gravitasi” Isaac Newton

<img data-lazyloaded=

Kisah apel yang kedua mungkin sudah akrab di telinga banyak orang: apelnya Isaac Newton.

Newton terkenal sebagai “Bapak Gravitasi”, orang yang pertama kali merumuskan gaya gravitasi dan mengubah dunia ilmu pengetahuan hingga saat ini. Kisah tentang Newton yang konon terinspirasi untuk meneliti gravitasi setelah kejatuhan apel di kepalanya sudah banyak diceritakan.

Tahu nggak kalau versi asli kisah tersebut kemungkinan tidak sama dengan kenyataan? Sebenarnya, belum ada sumber mana pun yang menyebut bahwa Newton kejatuhan buah apel. Akan tetapi, yang lebih tepat adalah: Newton kemungkinan mengamati buah-buah apel yang berjatuhan dari pohon dan bertanya-tanya kenapa apel tersebut jatuhnya ke bawah, bukan ke samping atau atas.

Berkat pengamatan ini, Newton menyimpulkan bahwa energi yang sama yang menahan apel dan manusia agar tetap berada di tanah sama dengan yang menahan planet dan bulan agar tetap berada di orbit. Penelitiannya pun mengubah dunia pengetahuan dan menghasilkan penelitian lanjutan serta perkembangan berbagai teknologi, termasuk teknologi penerbangan dan antariksa.

Teknologi “Apel” yang Mengubah Dunia

<img data-lazyloaded=

Akhirnya, kamu pasti sudah akrab dengan merek Apple. Perusahaan ini sukses mengubah tren teknologi komunikasi. Uniknya, logo pertama Apple sebetulnya menggambarkan ilustrasi Isaac Newton membaca di bawah pohon apel sebelum berevolusi beberapa kali menjadi apel yang sekarang.

Kenapa logo dan nama perusahaan ini adalah Apple? Alasannya sebenarnya nggak rumit lho! Steve Jobs mengusulkan nama Apple karena dia mengikuti diet Fruitarian (diet yang sebagian besar konsumsinya adalah buah), dan apel adalah buah kesukaannya. Plus, Jobs pernah bercanda bahwa nama Apple terdengar unik, dinamis, dan “dekat dengan Atari di buku telepon”. Apple mengubah imaji apel menjadi lambang kemajuan teknologi, kesuksesan, dan tentu saja simbol status. Teknologi Apple mengubah gaya hidup di era digital dan menjadi inspirasi inovasi, mirip dengan bagaimana apel Adam dan Eva menimbulkan pengetahuan.

Apel bukan hanya salah satu buah terpopuler di dunia. Dari agama hingga perkembangan teknologi, apel jelas salah satu buah yang mampu mengubah hidup manusia secara drastis!