Dilarang Live di TikTok untuk Anak dan Remaja, Kenapa Ya?

Tikum.id Tech – Anak dan Remaja dilarang live di TikTok? Cari tahu alasannya mengapa aplikasi ini memberlakukan pelarangan dengan menyimak artikel ini.

<img data-lazyloaded=

Siapa yang tidak tahu aplikasi TikTok? Menurut Data Indonesia, Indonesia menjadi negara kedua dengan pengguna aktif TikTok mencapai lebih dari 99,1 juta orang pada bulan April 2022. Sebagai salah satu aplikasi video pendek di dunia, TikTok akan memberlakukan aturan baru tentang live streaming. Aturan tersebut mengimplikasikan bahwa anak dan remaja dilarang untuk live di TikTok. Apa alasannya? Kapan aturan tersebut berlaku? Apa tujuannya? Temukan jawabannya di artikel ini.

Aturan Terbaru Tik Tok tentang Live Streaming

Aplikasi TikTok semakin menjadi primadona di Indonesia. Banyak orang menggunakan aplikasi ini untuk membuat berbagai jenis video lucu, berjualan, hingga melakukan live streaming.

Dilansir di blog resmi TikTok, TikTok menyampaikan beberapa aturan baru. Salah satunya adalah tentang batasan usia untuk melakukan live streaming. Jika biasanya pengguna yang berumur 16 tahun ke atas bisa melakukan live, Tik Tok menaikkan batas umur pengguna menjadi wajib berusia minimal 18 tahun.

Waktu Pemberlakuan Aturan Terbaru

Mungkin masih banyak pengguna TikTok yang belum tahu aturan tentang adanya larangan anak dan remaja live di TikTok. Aturan terbaru akan berlaku di tanggal 23 November 2022. Dari tanggal tersebut, pengguna anak-anak dan remaja di Tik Tok tidak bisa lagi menyiarkan video secara langsung. Selain wajib berusia 18 tahun, pengguna TikTok juga harus memiliki minimal 1.000 pengikut untuk bisa memanfaatkan fitur live streaming.

Tujuan Pelarangan kepada Anak dan Remaja

TikTok memberlakukan aturan baru mengenai batas usia wajib pengguna untuk live tentu bukan tanpa pertimbangan. Komitmen TikTok untuk menjadikan aplikasi ini sebagai platform yang aman dan menyenangkan tertuang dalam aturan-aturan baru tersebut. Dilansir dalam blog resmi, tujuan dari adanya aturan baru ini adalah untuk melindungi anggota yang lebih muda dari komunitas saat mereka mulai membangun kehadiran secara online. TikTok juga menjelaskan bahwa aturan ini dapat bermanfaat bagi komunitas serta memberikan peluang saat melakukan live tanpa mengorbankan keselamatan.

Pengguna yang Bisa Melakukan Live

Keselamatan pengguna anak-anak dan remaja sangat diperhatikan di aplikasi TikTok. Lewat aturan baru, TikTok hanya mengizinkan pengguna yang berusia 18 tahun ke atas untuk bisa mengakses fitur live streaming. Usia 18 tahun dianggap sudah dewasa dan mampu memilih jenis konten video yang akan dibuat dan dibagikan. Selain itu, adanya peningkatan batas usia untuk live streaming memudahkan pengguna untuk membuat konten yang lebih beragam, misalnya pengalaman hidup, pekerjaan, pendidikan, ataupun komedi. Konten dengan tema-tema tersebut akan lebih nyaman dan dimengerti oleh penonton yang sudah dewasa pula.

Fitur Tik Tok yang Dilarang Digunakan Anak dan Remaja

Adanya kenaikan dalam batas usia pengguna untuk live streaming, maka beberapa fitur pun sudah diatur sesuai dengan aturan-aturan tersebut. Pengguna yang belum cukup umur dan memiliki kurang dari 1.000 pengikut tidak bisa mengakses fitur live streaming serta menerima bayaran dari pengguna lain dalam bentuk “tip”. Pengguna yang belum cukup umur tidak bisa mengakses kado virtual ataupun memonetisasi kontennya. Tidak hanya itu, TikTok juga membatasi fitur berkirim pesan secara pribadi atau Direct Messaging untuk pengguna berusia 16 tahun ke atas.

Inilah penjelasan mengenai alasan mengapa anak-anak dan remaja dilarang untuk live di TikTok. Aturan ini akan diberlakukan mulai tanggal 23 November 2022. Jadi, pastikan Sobat Tikum berusia minimal 18 tahun dan memiliki minimal 1.000 pengikut untuk bisa menggunakan fitur live streaming.

Anda mungkin suka