Aksesori Sepeda Bike to Work, Wajib Tahun Neh!

Tikum.id Bicycle – Bike to work memang menyehatkan diri sendiri dan lingkungan. Namun, jangan abaikan keselamatan dan keamanan selama gowes dengan beberapa aksesori sepeda berikut.

<img data-lazyloaded=

Selain kenyamanan, keamanan dalam bersepeda juga perlu jadi perhatian utama. Namun sayangnya, setelah pabrik sepeda tidak semua cukup untuk memenuhi kebutuhan safety Anda selama gowes.

Khususnya untuk Anda penikmat bike to work maupun menggunakan sepeda untuk mobilisasi ke berbagai tempat setiap harinya, tak ada salahnya untuk berinvestasi sedikit lebih banyak di beberapa aksesori sepeda berikut untuk menunjang keamanan.

1. Bel

Anda akan menggunakan jalan dengan ratusan bahkan ribuan pengguna jalan lainnya setiap hari. Untuk menandakan keberadaan Anda sehingga pengguna jalan lain dapat lebih aware dan meminimalkan risiko kecelakaan, Anda bisa memasang bel. aksesori sepeda ini akan membantu menjaga keselamatanmu baik pagi, siang, maupun malam hari. Pastikan kamu memilih bel sepeda dengan bunyi yang cukup keras atau nyaring sehingga dapat berfungsi dengan maksimal. Letakkan di bagian stang yang mudah kamu jangkau dengan jari, baik kanan maupun kiri, tanpa harus kehilangan keseimbangan saat memencetnya.

2. Helm

Cedera pada kepala merupakan cedera yang paling dihindari. Oleh sebab itu, menggunakan helm menjadi wajib hukumnya bagi pengguna jalan dengan kendaraan yang “terbuka”, seperti sepeda motor dan sepeda. Mengingat kecelakaan dapat terjadi di mana saja, menggunakan helm sebaiknya tetap dilakukan meski menempuh jarak pendek sekalipun. Ada banyak helm dengan kisaran harga dan kualitas yang bisa Anda temukan di pasar. Namun, ada baiknya Anda memilih helm sepeda yang tebal dan memberi perlindungan pada kepala secara menyeluruh—hingga ke belakang. Meski relatif lebih mahal, perlindungan yang diberikan cukup sepadan.

3. Spion

Aksesori Sepeda yang satu ini bukan cuma hiasan. Saat menggowes, Anda tidak bisa sering atau bahkan terus-terusan menengok ke belakang untuk memastikan kondisi aman, bukan? Selain melelahkan, menengok ke belakang cukup sering juga dapat mengganggu keseimbangan dan merisikokan diri terhadap kecelakaan.

Sebagai gantinya, lengkapi sepeda kesayangan dengan spion seperti saat Anda menggunakan sepeda motor. Pilihlah ukuran dan model yang sesuai—tidak terlalu besar maupun terlalu kecil—sehingga tidak mengganggu dan dapat berfungsi optimal. Pastinya, tempatkan di tempat yang strategis agar tak mengganggu kenyamanan Anda.

4. Lampu

Sering—atau bahkan selalu—pulang kantor saat matahari terbenam atau berangkat saat cahaya matahari masih belum terlalu terang? Kalau ya, makin tak ada alasan bagi Anda untuk tidak melengkapi sepeda dengan lampu. Pasang lampu di bagian depan dan belakang sepeda untuk memberi tanda bagi pengguna jalan yang berada di depan maupun belakang Anda. Jika memungkinkan, Anda bisa pula menambahkan lampu sen sehingga mempermudah Anda dan pengguna jalan lainnya saat Anda akan bergerak atau belok ke kanan atau kiri.

5. Kunci L

Tool kit yang satu ini memang memiliki bentuk menyerupai huruf sehingga disebut kunci L. Kegunaannya tak lain adalah untuk menyetel bagian-bagian pada rangka sepeda, khususnya karena sambungan pada sepeda sangat mungkin mengendur karena pemakaian. Kunci L terdiri dari beberapa bagian dalam satuan metriks, mulai dari ukuran 2 mm hingga 22 mm. Dari segi penampangnya, ada dua jenis kunci L, yakni kunci L berbentuk segi enam alias heksagonal dan kunci L berbentuk bintang.

6. Kunci dan Gembok

Terakhir, untuk menjaga sepeda tetap aman, jangan lupa untuk membeli dan selalu membawa sepaket kunci dan gembok sepeda. Anda bisa menemukannya di banyak toko perlengkapan. Harganya pun cukup terjangkau mulai dari puluhan ribu rupiah.

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih kunci dan gembok sepeda adalah ukuran dan tingkat keamanannya. Adapun hal-hal yang memengaruhi tingkat keamanan kunci dan gembok sepeda adalah posisi lubang kunci, jumlah baut, dan ketebalan serta material bahan gembok.

Anda mungkin suka