Ada Taksi Terbang Sudah Tiba di Indonesia, Yuk Kenali Fitur-fiturnya!

Makin futuristik saja ! Kini ada taksi terbang di Indonesia yang biasa Anda temukan di film-film sci-fi. AAV asal Tiongkok ini buktinya.

Makin futuristik saja! Kini ada taksi terbang di Indonesia yang tiada hanya bisa Anda temukan di film-film sci-fi. AAV asal Tiongkok ini buktinya.

<img data-lazyloaded=
(Credit: @masquehelicopteros)


Tikum Otomotif Highend – Apa yang Anda pikirkan pertama kali begitu mengetahui ada kendaraan yang bisa terbang bahkan menjadi taksi terbang di Indonesia ? Mungkin bagi sebagian orang, hal tersebut dianggap sebagai hal khayalan semata. Akan tetapi, Anda harus tahu bahwa tahun 2021 menjadi saksi hadirnya taksi terbang di Indonesia.

Adalah EHang, pabrikan kendaraan nyentrik asal Tiongkok yang berhasil memproduksi taksi terbang ini. Meski belum bisa diuji untuk langsung terbang di angkasa Indonesia, tak ada salahnya mengenal fitur-fitur kendaraan yang satu ini. Yuk, simak ulasannya!

EHang 216, Produk Pabrikan AAV Asal Tiongkok Pertama yang Hadir di Indonesia

Sebagaimana sudah disampaikan sebelumnya, taksi terbang yang satu ini merupakan produk dari pabrikan EHang. Tidak hanya memproduksi ‘taksi terbang’ yang menggunakan daya listrik sebagai sumber tenaganya, kendaraan ‘terbang’ lain yang diproduksi EHang bisa difungsikan untuk mengantar logistik atau untuk keperluan pemadam kebakaran.

Lalu, tipe yang mana yang sudah hadir di Indonesia? Tipe yang baru-baru ini hadir adalah EHang 216—yang memang dikhususkan untuk mengangkut dua penumpang sekaligus. Sebenarnya ada tipe lain yang hanya bisa mengakomodasi satu orang, namun tipe ini sudah tidak diproduksi lagi.

Bagaimana Cara Kerja Taksi Terbang Ini?

EHang 216 merupakan salah satu jenis AAV (Autonomous Aerial Vehicle), yaitu jenis kendaraan ‘terbang’ yang dapat dioperasikan tanpa pilot di dalam kendaraan. Lantas, bagaimana cara taksi ini berpindah tempat?

Ternyata, ada command center khusus yang memberikan ‘instruksi’ kepada AAV dari jarak jauh. Jadi, ‘sopir taksi’ hanya mengendalikan unit dari command center, dan penumpang dapat terbang menuju destinasi berdasarkan trayek yang sudah diatur sebelumnya. Namun demikian, diakui pihak dealer (Prestige Image Motorcars, Jakarta) bahwa hal ini masih dalam tahap perkembangan.

Kapasitas otonom unit yang ditonjolkan inilah yang dapat membuat AAV EHang 216 menjadi produk yang beda dari pesawat, helikopter, dan drone—meskipun secara fisik mungkin terlihat adanya hybrid di antara ketiganya.

Uniknya, dalam urusan jarak tempuh, AAV ini punya nilai lumayan juga. Pasalnya, jarak tempuh yang bisa dijangkau adalah 35 km dengan payload (beban) maksimal. Jika berat penumpang di bawah nilai itu, besar kemungkinan unit tersebut dapat menjangkau jarak lebih jauh lagi.

Spesifikasi EHang 216

Unit ini hadir dengan satu kabin yang dapat diisi oleh dua penumpang. Total berat penumpang yang dapat diakomodasi adalah 220 kg, sedangkan untuk berat kosong unitnya sendiri adalah 360 kg.
Bahan yang digunakan untuk membuat badan unit EHang 216 ini adalah serat karbon (carbon fiber) yang kini makin umum digunakan untuk produk otomotif. Pasalnya, jenis bahan yang satu ini tergolong ringan, tahan lama, dan cukup tangguh.

Lalu, untuk kecepatan maksimal dari unit taksi terbang ini dapat melebihi 100 km per jam. Tentunya, hal ini juga tergantung dari besar beban yang diakomodasi oleh unit tersebut.
Unit aerial vehicle ini tidak menggunakan bahan bakar khusus seperti taksi darat pada umumnya. Seakan ingin menonjolkan sisi futuristiknya, EHang 216 menggunakan listrik sebagai energi untuk menggerakkan unit.

Apakah EHang 216 Aman?

Meski belum pernah terbang langsung di Indonesia, EHang 216 telah melalui serangkaian uji untuk memastikan bahwa unit tersebut aman digunakan nantinya. Maka dari itu, bisa dikatakan kendaraan ini aman untuk digunakan selama memenuhi kondisi standar yang ditentukan.

Tak hanya dari segi kendaraan, pilot yang mengatur gerak si taksi terbang pun harus memiliki sertifikasi tertentu. Sehingga, tidak sembarang orang bisa mengendalikan kendaraan ini.

Saat ini, pihak dealer masih menunggu izin dari pemerintah terkait uji coba kendaraan listrik terbang. Jika semua sudah clear, barulah taksi terbang bisa dikenalkan lebih lanjut kepada publik. Jadi, bagi Anda yang ingin mengendarai taksi terbang ini, tampaknya perlu bersabar dulu, nih!

Dapatkan updates langsung ke perangkat Anda, Join Sekarang.

Anda mungkin suka