5 Cara Merawat Kendaraan Selama PPKM

Tikum Otomotif – PPKM bikin Anda tidak bisa ke mana-mana? Akan tetapi mobil di garasi ternyata tetap harus dirawat loh, Bagaimana cara merawat kendaraan selama PPKM?

PPKM atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat memang benar-benar menguji kesabaran. Demi menekan angka penularan virus Covid-19 selama masa pandemi, PPKM memang harus diberlakukan.

Sayangnya, hal ini bikin Anda jadi tidak bisa pergi ke mana-mana. Banyak kantor yang akhirnya menerapkan kebijakan bekerja dari rumah. Mobil kesayangan akhirnya lebih banyak parkir di garasi. Hmm, bila tidak dirawat, lama-lama mobil bisa cepat rusak. Tidak mau ‘kan, mobilmu terlalu cepat berakhir jadi rongsokan belaka?

Nah, ternyata kendaraan tetap harus rajin dirawat, meskipun kamu sedang tidak bisa ke mana-mana dalam waktu lama. Mau tahu cara merawat kendaraanmu selama PPKM berlangsung? Yuk,

5 Cara Merawat Kendaraan

1. Panaskan mesin mobil secara teratur.

Sesungguhnya ini sama saja dengan bila kamu memang memutuskan tidak ke mana-mana selama liburan panjang. Agar mobil tetap beroperasi dengan baik, panaskan mesinnya secara teratur. Tidak perlu setiap hari dan terlalu lama juga, sih. Cukup dua hari sekali dan panaskan sekitar lima hingga sepuluh menit saja.

Bila terdengar suara-suara tak lazim dari mesin mobil, Anda bisa langsung memeriksakannya ke bengkel bila perlu.

2. Cek kebersihan bagian mesin dan bersihkan yang kotor.

Hanya karena tidak dibawa jalan-jalan, bukan jaminan mobil akan tetap bersih dengan sendirinya. Garasi pun berpotensi menjadi tempat berkumpulnya debu, termasuk yang mudah menempel pada sela pintu kap mesin. Segumpal kecil kotoran pun, entah itu daun kering atau serangga mati, berpotensi merusak mesin secara berkala.

Lakukan pemeriksaan bagian mesin di waktu yang sama dengan kamu memanaskan mobil secara teratur. Kamu bisa memeriksa bagian mesin sebelum memanaskannya.

3. Rotasikan ban mobil dengan membawa mobil berkeliling.

Ban mobil juga merupakan bagian luar yang tidak boleh diabaikan selama masa PPKM. Sebagai bagian dari cara merawat kendaraan selama PPKM, bawalah mobil Anda berkeliling kompleks untuk mempertahankan kualitasnya. Mobil yang terlalu lama dibiarkan diam di garasi membuat keempat bannya menanggung beban badan mobil.

Akibatnya, ban bisa kempis karena bocor. Meskipun sudah menyediakan ban cadangan yang cukup, masalah ini bisa merepotkan Anda bila suatu saat sedang buru-buru harus pergi. Terpaksa memompa atau mengganti ban dulu, deh.

4. Cuci mobil seperti biasa.

Seperti yang sudah diingatkan, garasi pun berpotensi menjadi tempat berkumpulnya debu. Memang, tidak ada siapa pun yang akan melihat mobilmu. Namun, kotoran yang terlalu lama menempel pada mobil dapat membuat catnya kusam dan bahkan mengelupas. Sayang sekali, bukan?

Cukup cuci mobil setidaknya seminggu sekali, meskipun sedang tidak bisa ke mana-mana.

5. Cek untuk memastikan bahwa bahan bakarnya cukup banyak.

Bagi yang bisa bekerja purnawaktu dari rumah mungkin tidak perlu keluar rumah. Ada juga yang sesekali masih harus keluar rumah meskipun sedang PPKM. Apa pun situasi yang Anda alami saat ini, pastikan bahwa bahan bakar mobilmu terisi dalam jumlah cukup. Setidaknya, setengah tangki harus terisi.

Mengapa demikian? Kita tidak pernah tahu yang akan terjadi berikutnya. Bisa jadi, Anda harus menggunakan mobil. Meskipun perginya tidak jauh-jauh, Anda bisa menghemat waktu perjalanan. Anda tidak perlu berhenti dulu di pom bensin untuk mengisi bahan bakar mobilmu.

Nah, itulah 5 cara merawat kendaraan selama PPKM. Tidak sulit dan tidak memakan banyak waktu. Semoga pandemi virus Covid-19 ini segera berakhir. Bila pandemi berlalu, maka kita semua dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa di luar rumah. Jangan lupa jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan, ya.

Anda mungkin suka